Cukupkan dirimu sendiri, Magdalena.

00.52. Magdalena mengernyitkan dahi, sambil menenggak sisipan terakhir Gin & Tonic di tangan kirinya. Seraya matanya kehilangan sekian persen daya pandang, dia melihat ke kiri kanan pojok ruangan, beberapa jiwa asyik berdansa. Magdalena berteriak di dalam kepala, mengutuk diri sendiri dan meeting pagi nanti yang harus dia hadiri.

Magdalena membayar kesepiannya dengan dentuman musik keras dan botol alkohol. “Apa yang kamu cari, Mag?” Ujarnya kepada diri sendiri. Magdalena kerap jadi topik kabar burung karena di usianya yang ke-32, dia terlalu kaya, dan masih tak berpria.

Dia mengais-ngais kebahagiaan masa muda, dan melaju dengan kecepatan penuh memasuki kehidupan dewasanya. Di sela-sela malam panjang, tawa dan narkotika Magdalena memuja-muja cerita karir dan kesendiriannya, menghibur diri sendiri.

Cukupkan dirimu sendiri, Magdalena.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s