Tag: Isyana sarasvati

Isyana Sarasvati: Anomali, revolusi, kompromi?

Saat Isyana merampungkan setengah porsi pertama aksi operanya malam itu, saya menghembuskan napas lega. Lalu dia memberikan gestur tambahan sambil tersenyum berbisik, “belum selesai.” Dan saya kembali menahan napas, sambil melirik kiri kanan. Isyana Sarasvati cukup membuat saya berpikir, apa yang dia bawa: revolusi atau anomali? Pemikiran ini menjadi semakin kompleks ketika saya menyaksikan dan […]